INSAN PERS
Daerah

Simpang Siur Pencatutan Nama, GUSDURian Bangkalan: Ini Tidak Benar.

Insanpers.com. Bangkalan-Sebagaimana kita tahu, GUSDURian adalah sebutan untuk para murid, pengagum, dan penerus pemikiran dan perjuangan Gus Dur di ruang kultural dan non politik praktis. Para pengikut Gus Dur bukan berarti tidak boleh berpolitik praktis, bahkan wajib hukumnya sebagai bangsa (bukan sebagai/atas nama GUSDURian.

Belakangan ini kita melihat betapa maraknya pembajakan nama GUSDURian untuk kegiatan politik praktis, karena ketidakpahaman masyarakat, atau bisa jadi untuk meraup suara atas nama Gus Dur. Tindakan tersebut jelas tidak benar. Mengingat ruang gerak Jaringan GUSDURian ada pada jalur kultural dan bukan dalam kegiatan politik praktis.

Seperti yang sedang dialami oleh GUSDURian Bangkalan yang namanya dicatut oleh oknum tertentu dalam kegiatan politik praktis. Pasalnya, Presiden RI Joko Widodo akan datang ke Kab. Bangkalan-Madura (19/12/18) bersama GUSDURian Bangkalan, itu sangatlah tidak benar adanya. Jannatu Zumaro Koordinator GUSDURian Bangkalan menjelaskan, bahwa pencatutan nama GUSDURian Bangkalan ini sangatlah tidak benar adanya. “Sejauh ini, kami tidak tahu menahu soal pencatutan nama tersebut. Apalagi, jelas-jelas ruang kerja kami bukan di politik praktis sebagaimana yang tersebar di pamflet. Dengan demikian, lanjut Zumaro, “kami sangat menyayangkan hal ini dapat terulang kembali di Bangkalan.

Mahasiswi aktif Universitas Trunojoyo Madura (UTM) itu juga menghimbau, agar masyarakat bersama-sama menjaga nama baik GUSSURian. Sehingga lebih jauh lagi memahami apa, dimana dan bagaimana Jaringan GUSDURian itu bergerak. Agar tidak menimbulkan hal-hal yang justru akan mendegradasi marwah Jaringan GUSDURian. “Sekali lagi, saya mengajak kepada semua pihak terutama anggota GUSDURian pada khususnya, agar bersama-sama menjaga nama baik Jaringan GUSDURian yang telah dibangun dengan upaya-upaya yang tentu tidak mudah”, tutupnya tegas.

Report: Mr

Related posts

Leave a Comment

Insan Pers