INSAN PERS
Daerah

Disambut Ribuan Umat, NU Ganding Bersalawat Telah Buktikan


Insanpers.com. Sumenep–Beberapa hari yang lalu, tepatnya di depan Masjid Jamik Sumenep, kelompok Front Pembela Islam (FPI) gelar acara Tabligh Akbar dihadiri ratusan massa. Termasuk di antaranya adalah orang-orang NU itu sendiri.
Dalam acara tersebut, sebagaimana dilansir media insanpers.com dan fanspange Pamekasan Bersyariah, dikibarkan umbul-umbul bertuliskan lailaha Illa Allah. Acara tersebut sempat membuat ramai diskusi dan opini masyarakat dari berbagai kalangan.
Selang beberapa hari selanjutnya, kemarin malam tepat pada Senin malam, 07 Januari 2019, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan Ganding gelorakan Solawat bersama Gus Azmi. Kegiatan ini kembali menyatukan umat di bawah pandji-pandji rasulallah, Solawat.
Kegiatan yang diselenggarakan di tengah-tengah alun alun persimpangan jalan kecamatan ini mendatangkan al-Habib Abdul Qadir Ba’abud ini.
Kegiatan ini disambut oleh ribuan masyarakat dari berbagai kalangan. Menurut Zainullah salah satu panitia eksekutor lapangan, kegiatan tersebut tidak hanya disambut meriah oleh elite NU saja, akan tetapi masyarakat luas memadati tempat acara sebagai bukti antusias untuk Bersholawat bersama. 
Acara yang juga dihadiri langsung oleh Bupati Sumenep(Dr. KH. A. Busyra Karim) ini, berlangsung dengan meriah dan mengundang antusias para warga Nahdliyyin dan Syubban Lovers, bukan hanya di Kabupaten Sumenep, akan tetapi juga dari Kabupaten Pamekasan turut hadir dan memeriahkan acara tersebut. 
Pada kesempatan ini, Bupati sekali lagi mengingatkan kita, bahwa hanya Nahdlatul Ulama-lah yang bisa menggabungkan antara semangat Islam dan Nasionalis. “Cinta tanah air adalah bagian dari ajaran Agama Islam, jadi, jangan sampai mau dan terpengaruh dari selain paham dan ideologi Nahdlatul Ulama, karena hanya Nahdlatul Ulama yang mengerti bahwa semangat keislaman dan semngat Nasionalis tidak bisa dipisahkan”, Tegas Beliau. 
Selain Bupati Sumenep, deretan para tamu undangan juga cukup antusias menghadiri acara tersebut, terlihat para Masyaikh Nahdlatul Ulama dan Masyaikh dari pondok-pondok pesantren, mulai dari Masyaikh Pondok Pesantren Annuqayah, Pesantren al-Is’af Kalabaan, Pesantren Sumber Payung dan yang lain-lain. 
Lebih dari itu, Iffatul Hasanah, IPPNU Ganding yang terlibat di tim teknis pelaksanaan menyatakan bahwa, kerumunan umat Bersholawat juga disambut dengan hujan. Namun begitu acara tetap terus berlanjut dan masyarakat masih terus antusias. Menurutnya ini membuktikan bahwa kecintaan kepada Rasulullah sangat mendalam tertanam di hati ribuan masyarakat luas.

Related posts

Leave a Comment

Insan Pers