INSAN PERS
Nasional

NU Mampu Menjadi Poros Toleransi


Insanpers.com. Jakarta: Nahdlatul Ulama (NU) disebut mampu menjadi kekuatan yang menyejukan. Dengan nilai-nilai toleransi (tasamuh) dan moderat (tasawut) NU mampu jadi penggerak manhaj ahlusunah waljamaah.
 
“NU bisa menjadi suara Islam yang toleran di dunia. Semakin lama NU semakin diperhitungkan,” ujar Ketua Panitia Harlah Muslimat NU Yenny Wahid di Jakarta, Kamis, 31 Januari 2019.
 
Yenny menuturkan ketika dirinya diundang ke Uni Emirat Arab, ia menceritakan bahwa NU bisa menjadi kekuatan bagi masyarakat Indonesia. Citra masyarakat Indonesia yang dikenal ramah cocok dengan nilai-nilai NU yang toleran.  

Bahkan ketika sebuah gerakan hilful fudhul atau kumpulan orang-orang yang berbuat baik bagi kemaslahatan umat baru dimulai, NU telah menerapkannya dengan konsep tasamuh dan tasawut. “Warga NU dicari di dunia karena dianggap sebagai uswatun hasanah bagi situasi dunia yang panas dan serba konflik,” ungkapnya.
 
Putri Presiden Abdurrahman Wahid ini pun mengatakan jemaah NU patut berbangga atas prestasi yang dimiliki. Sekaligus tetap amanah dan istikamah.
 
“Insyaallah NU semakin masyur dan akan memberikan rahmat serta hidayah yang luar biasa berjuang membawa maslahat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Related posts

Leave a Comment

Insan Pers