23.4 C
New York
Kamis - Mei 23,2019

Menteri Susi Akan Musnahkan Kapal Pencuri Ika, Benarkah?

Image default
Nasional

Insanpers.com. Jakarta – Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mengatakan bahwa kebijakan lelang yang selama ini dilakukan untuk kapal pencuri ikan dianggap tidak tepat.

Justru kata Susi, kebijakan tersebut semakin membuat kapal asing yang melakukan pencurian ikan di wilayah perairan Indonesia semakin meningkat jumlahnya.

“Kita harus terus-menerus menjaga, berapa tahun ini dalam 1 tahun ini memang agresivitas pencurian ikan asing di Natuna meningkat tajam. Dari analisis kita, karena ada wacana kapal ikan ilegal ini dilelang,” kata Susi di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa, (30/04/2019).

Selain itu kata Susi, lelang ikan juga merugikan keuangan negara. Pasalnya hasil lelang jauh lebih kecil dibandingkan sumber daya laut yang hilang karena dicuri.

“Dilelang dengan harga yang masuk negara paling Rp 200 juta sampai Rp 500 juta untuk mereka hitungannya untung. Sekali melaut bisa dapat Rp 1-2 miliar, itu masih untung,” ujar Susi.

Selain itu, Susi menilai kebijakan lelang kapal itu membuat seolah-olah kerja KKP menjadi sia-sia. Sebab, menurutnya, kapal-kapal yang ditangkap merupakan kapal yang sama.

“Itu terbukti kapal residivis yang ditangkap kembali. Jengkelnya kita, kita menangkap kapal yang pernah ditangkap,” sebutnya.

Karena itu, Susi dengan tegas menolak kebijakan lelang kapal asing pencuri ikan tersebut. Menurut Susi, kebijakan lelang kapal asing bukan kebijakan pemerintah Indonesia.

“Jadi memang ada pelelangan, tapi bukan policy resmi pemerintah. Kalau ada kapal yang mau dilelang, saya mohon untuk segera, ya minimalnya disita negara untuk dimusnahkan, jangan hanya dirampas, kan bisa dilelang,” pungkas Susi.

Related posts

Leave a Comment