15 Oktober 2019
INSAN PERS
Image default

GUSDURian Bekasi: Nasib Negeri Usai Pesta Demokrasi

Insanpers.com. Bekasi-momentum pesta demokrasi dengan sengala pertaruhannya telah usai. Namun bias dari pemilu, ujaran kebencian, saling klaim dan bahkan konflik pertaruhan ini terus berlanjut. Bahkan dikabarkan, untuk daerah Bekasi sendiri dilakukan pemungutan suara ulang.

GUSDURian Bekasi sebagai salah satu komunitas anak muda yang berpegang teguh pada nilai-nilai kebangsaan, persaudaraan dan beberapa nilai selanjutnya sebagaimana yang dipraktekkan Gus Dur, turut mengambil peran penting di laga pemilu kali ini. Tentu dalam usahanya menjaga stabilitas kebangsaan itu sendiri.

Sebagai salah satu langkah untuk itu, komunitas ini selenggarakan guyub rukun dan diskusi kebangsaan dengan tajuk “Nasib Negeri Usai Pesta Demokrasi”.

Diskusi dilakukan di Saung Kerinduan, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi tepat sore menjelang malam hari ini, 18 April 2019.

Aru Elgete selah seorang pemateri dalam diskusi tersebut menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal stabilitas keadaan situasi sosial-politik di tengah masyarakat yang sedang bergejolak dengan terus menebarkan kesejukan dan kedamaian.

“Soal Pilpres, tentu kami menunggu hasil real count dari KPU untuk memastikan siapa pemimpin bangsa lima tahun ke depan, ujar aru saat dihubungi reksi via whatsapp.

Pihaknya akan senantiasa setia menunggu hasil ketetapan KPU sembari tetap berdoa dan berusaha untuk menjamin stabilitas sosial dilingkungannya, Bekasi. Pihaknya berharap kepada siapapun yang nantinya bertugas memimpin bangsa ini, agar bekerja untuk Indonesia yang lebih baik, serta tetap memperhatikan kemaslahatan ammah.

“Sampai 22 Mei, pengumuman hasil resmi dari KPU, Gusdurian siap menjaga poros perdamaian dan memberikan pesan-pesan kesejukan kepada masyarakat. Termasuk juga menenangkan kondisi yang sudah selama 7 bulan kita tergerus, tenaga dan pikirannya,” pungkas Aru.

Aru, penyaji diskusi menuntaskan bahwa pihaknya bersama-sama anggota GuSDURian Bekasi siap berjaga-jaga stabilitas pemilu dan pesta demokrasi kali ini. Bahkan siap membersihkan sisa-sisa permasalahan yang disebabkan pemilu itu sendiri.

“Kami GUSDURian Bekasi Raya siap membersihkan sisi-sasa kotoran yang disebabkan pertarungan politik ini. Sebab sebagaimana biasanya, yang tersisa dari pesta itu adalah sampah dan kotoran yang berserakan, maka Gusdurian Bekasi Raya siap menjadi tim pembersih, agar yang berserak itu segera bersatu lagi,” pungkas aktivis GUSDURIan yang juga aktivis PC IPNU tersebut. (Aru/Fay)

Related posts