15 Oktober 2019
INSAN PERS
Image default

Langkah Ansor Pati Amankan Pemilu 2019

Insanpers com. Pati — Gerakan Rabu Putih yang diserukan GP Ansor disambut oleh Pimpinan Cabang GP Ansor Pati.

Sebanyak 2.500 personel Ansor dan Banser Pati akan dikerahkan untuk menyukseskan jalannya Pemilu yang akan diselenggarakan besok.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Pati Itqon Hakim ketika ditemui di lobi The Safin Hotel di tengah kesibukannya memantau kesiapan kader-kadernya di berbagai wilayah, Selasa (16/4/2019) sore.

“Gerakan Rabu Putih merupakan gerakan masif yang melibatkan seluruh kader GP Ansor, Banser, dan unit-unit yang lain. Rabu besok seluruh kader diimbau mengenakan baju putih dan terlibat aktif untuk menekan angka golput dan memberikan rasa aman pada masyarakat yang akan menggunakan hak pilihnya,” ungkap Itqon.

Itqon mengatakan, 2.500 personel banser dan ansor akan ditugaskan sampai pelosok ranting dan desa untuk mengawal seluruh TPS.

Mereka juga akan melakukan penjemputan terhadap masyarakat yang terindikasi golput untuk mengajak mereka menggunakan hak pilih.

“Sudah sejak sepekan lalu kami lakukan pemetaan potensi golput di setiap ranting. Pendataan juga ada. Nanti akan kami datangi ke rumah masing-masing. Kader-kader kami banyak yang punya motor dan mobil. Mereka akan kami kerahkan,” jelasnya.

Itqon menjelaskan, ada beberapa indikator potensi golput. Indikator tersebut dibagi ke dalam tiga kategori, yakni teknis, nonteknis, dan ideologis.

“Indikator teknis itu misalnya tidak tercatat di DPT. Mereka mengadu ke kader-kadir kami, kemudian kami usahakan agar terdaftar,” ucapnya.

Adapun indikator potensi golput nonteknis, lanjut Itqon, misalnya usia yang lanjut, sakit, dan sebagainya.

“Mereka juga kami bantu agar dapat menggunakan hak pilihnya,” katanya.

Adapun mengenai “golput ideologis”, Itqon menyampaikan bahwa perdebatan dalam hal ini tidak ada habisnya.

“Biasanya perdebatan dengan golput ideologis, kalau di kampung terjadi di warung-warung. Ini juga kami coba patahkan dengan argumen bahwa memilih adalah bagian dari baiat kita terhadap NKRI dan bagian tanggungjawab kita sebagai warga-bangsa,” jelasnya.

Itqon mengungkapkan, pihaknya bahkan juga memfasilitasi santri-santri di Pati yang berasal dari luar daerah agar dapat menggunakan hak pilihnya.

“Santri-santri dari luar daerah yang tidak pulang juga kami bantu untuk mencoblos. Ada gerakan seperti itu di Pucakwangi, Kayen, Sukolilo, Pati kota, dan beberapa wilayah lainnya,” jelasnya.

Itqon mengatakan, upaya-upaya tersebut dilakukan agar kualitas Pemilu 2019 lebih baik dari Pemilu-Pemilu sebelumnya. (mzk)

Related posts