15 Oktober 2019
INSAN PERS
Image default

Studi Tokoh dan Naskah Nusantara Ala UNUSIA Diminati Akademisi

Insanpers.com. Jakarta – Direktur Islam Nusantara Center, Zainul Milal Bizawie, mengatakan, Islam Nusantara adalah suatu graind model keberislaman yang perlu dikemukakan wujud konkretnya. Kedepan, kata dia, studi tokoh, naskah, pemikiran, jaringan Ulama, jaringan keilmuan, manuskrip bahkan cerita rakyat perlu menjadi salah satu objek penelitian tentang Islam Nusantara.

“Sehingga akan disusun secara sistematis role model Islam Nusantara secara utuh, mulai dari sumber, paradigm hingga penerapannya,” kata Zainul saat mengisi orientasi akademik dan studium general di Lantai 4 Aula Kampus UNUSIA Jakarta, Jalan Taman Amir Hamzah, Pegangsaan, Jakarta Pusat, Jumat, 13 September 2019.

Studium general dengan teman Menemukan dan Menyusun Peta Peradaban Islam Nunasatara itu diikuti mahasiswa baru Program Studi Islam Nusantara UNUSIA. Selain Zainul, hadir juga sebagai narasumber Dr M Adib Misbachul Islam (Filolog Islam).

Menurut Zainul, naskah-naskah tersebut jangan hanya dikaji secara teksnya, melainkan juga harus diketahui konteksnya seperti apa. “Kalau dia akan meneliti teksnya saja tanpa tahu konteksnya itu akan beda, kesimpulannya akan salah,” ujarnya.

Lebih rinci, M Adib memaparkan bahwa studi tokoh dan studi naskah merupakan pokok penelitian yang sangat diminati oleh akademisi Islam Nusantara. Menurutnya, ada banyak peninggalan dan karya-karya ulama Nusantara yang belum diekspos bahkan belum tersentuh.

“Studi tokoh dan studi naskah sangat menarik. Banyak karya-karya ulama kita yang belum dipublikasikan, bahkan belum ditemukan. Maka tugas kita adalah mengungkap kekayaan-kekayaan itu semua yang belum diperhatikan oleh selain akademisi Islam Nusantara,” tutur Adib.

Naskah dan manuskrip ulama Nusantara, kata dia, dapat ditemukan secara mudah di beberapa tempat. “Di daerah yang masih bersentuhan dengan kasunanan, di daerah-daerah kerajaan, di lembaga pendidikan pesantren dan di tempat-tempat bersejarah lainnya,” ujarnya. (fairozi/onk)

Related posts